Monthly Archives: April 2012

Seminar Mimpi Sejuta Dollar Merry Riana

Saat Sesi Tanda Tangan

Saat Sesi Tanda Tangan

 

Merry Riana, di hari Minggu 29 April 2012 ini bertandang ke Makassar untuk pertama kalinya. Ia hadir untuk mengisi acara Seminar Mimpi Sejuta Dollar. Semua tentu pernah mendengar “Mimpi Sejuta Dollar” kan? Mimpi Sejuta Dollar adalah salah satu judul buku Merry Riana, sekaligus merupakan biografi Merry Riana yang ditulis oleh Alberthiene Endah.

Seminar yang dijadwalkan dimulai pada pukul 9 pagi WITA di Baruga A.P.Pettarani UNHAS ini sudah mulai dipadati para peserta sejak 30 menit sebelum acara dimulai. Untuk registrasi saja agak sulit, kecuali untuk yang membeli tiket VIP, tempat registrasinya berbeda dan nggak sepadat di tempat registrasi regular.

Ketika pintu baruga dibuka, para peserta berusaha masuk saling mendahului karena ingin mendapatkan tempat duduk yang strategis selama seminar berlangsung.

Seminarnya pun dibuka dengan to the point (baca: tidak ada acara mendengarkan sambutan-sambutan yang tidak penting). Setelah penyelenggara menayangkan slide presentasi tentang Merry Riana, tak lama kemudian, muncullah Merry Riana naik ke atas panggung.

Saat pertama kali melihat Merry Riana secara langsung, komentar yang pertama terucap: cantik. Ya, motivator wanita ini sama cantiknya dengan foto dirinya yang ada di buku. Hehehe..yaiyalah.. kan orangnya sama.

Tiga Point Agar Esensi Seminar tidak Sekedar Jadi Angin Lalu

Di awal penampilannya, Merry Riana menyampaikan 3 hal yang menurutnya merupakan solusi untuk problematika umum orang-orang saat mengikuti seminar. Seringkali saat mengikuti seminar motivasi, semangat kita sangatlah menggebu-gebu, namun ketika seminar usai, usai pula semangat yang ada. Untuk itu menurut Merry Riana, 3 hal ini penting disampaikannya sebelum pesan-pesan utama seminar disajikan.

1. Partisipasi

Menurut Merry Riana, penting bagi para peserta seminar untuk terlibat aktif ketika mengikuti sebuah seminar, sebab dengan adanya partisipasi, maka pengalaman-pengalaman partisipasi tersebut akan lebih diingat dan demikian juga memudahkan peserta untuk mengingat dan menyerap nilai-nilai yang diperoleh selama seminar berlangsung.

2. Open Mind

Untuk mengubah diri kita, maka ubah dulu cara pandang kita terhadap sesuatu. Cara pandang kita, berhubungan erat dengan sikap tubuh kita. Pikiran terbuka (open mind) ditunjukkan dengan sikap tubuh terbuka, misalnya: tidak menyilangkan kedua tangan di dada. Untuk itu, untuk mengubah cara pandang kita menjadi open mind, maka ubahlah sikap tubuh kita. Cara lain yang bisa ditempuh untuk mengubah sudut pandang adalah dengan mengikuti seminar atau membaca buku-buku yang mencerahkan (biografi, etc).

3. Action

Hal terpenting yang menjadi alasan mengapa seseorang tak kunjung berubah  menjadi lebih baik walaupun telah mengikuti seminar motivasi berkali-kali, yaitu karena tidak adanya action setelah mengikuti seminar. Seminar motivasi itu ibarat pemantik yang dinyalakan. Ketika kita biarkan begitu saja, maka lama-kelamaan akan padam sendiri. Namun jika kita menjaganya, maka nyalanya akan semakin besar dan semakin terang.

3 Pertanyaan menuju Sukses

Untuk mewujudkan mimpi, ada tiga pertanyaan yang harus mampu kita jawab.

1.      Dimana kita sekarang?

2.      Kemana kita menuju?

3.      Bagaimana cara kita menuju kesana?

Tiga hal ini ini menurut Merry, penting untuk kita ketahui jawabannya. Ketika kita telah mengetahui dimana kita sekarang, artinya kita tahu apa potensi-potensi diri kita, apa kekurangan dan kelebihan diri kita; dan tahu kemana kita menuju, yang berarti kita tahu ingin menjadi seperti apa dan mencapai kondisi yang seperti apa, maka kita dapat merumuskan atau menyusun strategi untuk merealisasikan mimpi-mimpi kita.

Bermimpi itu Gratis, Namun Ada Harga yang Harus Dibayar untuk Mewujudkannya

Mimpi itu gratis. Bermimpi itu gratis. Setuju kan? Tentu semua akan menjawab iya. Lalu mimpi yang bagaimana? Mimpi akan tetap gratis selama belum diwujudkan. Namun ketika kita ingin mewujudkan mimpi kita, maka bersiap-siaplah untuk bertahan dan berjuang. Bertahan untuk apa? Bertahan untuk tetap semangat mengejar mimpi itu kemanapun ia pergi. Berjuang untuk apa? Berjuang untuk meraihnya dengan segenap kerja keras dan do’a.

Wujudkan Mimpimu!..Pertanyaannya, bagaimana mewujudkan mimpi-mimpi kita? Merry Riana menyampaikan 3 hal (lagi-lagi tiga) yang menurutnya:

DecideTentukan apa mimpimu. DisciplineDisiplin berarti rutin untuk move on. Maksudnya, selalu lakukan kegiatan yang mampu berkontribusi terhadap mimpi-mimpimu, walaupun hal itu nampak kecil. DesireLakukan segalanya dengan penuh semangat. Kejarlah mimpi itu kemanapun ia terbang, sama seperti semangatnya kita mengejar tokoh idola kita saat mau minta tanda tangan. 😀

Ada satu quote menarik dari Merry Riana yang menurut saya, sangat penting.

“There’s no growth in comfort zone, and there’s no comfort when we growth.”

(Tidak ada pertumbuhan ketika kita berada di zona nyaman, dan tidak ada kenyamanan saat kita sedang bertumbuh).

Maka, tidak ada alasan untuk menyerah ketika kita berada dalam kondisi yang serba tidak nyaman, sebab kondisi-kondisi itu menunjukkan kita sedang bertumbuh menjadi pribadi-pribadi baru yang lebih baik jika kita berhasil melewatinya.

Untuk itu, sekali lagi Merry menegaskan bahwa “there’s no shortcut to success.” (tidak ada jalan pintas menuju sukses), sebab semuanya harus ditempuh dengan kerja keras dan do’a.

Masih banyak lagi pesan-pesan yang disampaikan Merry Riana selain thriller film dan beberapa bagian kisah hidupnya yang diceritakannya kembali.

Di akhir seminar, ada sesi semacam kontemplasi, agar nilai-nilai yang telah diperoleh selama seminar dapat melekat dengan baik. Selain itu semua peserta diminta untuk mendeklarasikan mimpi sejuta dollarnya dengan berteriak sekeras-kerasnya. Coba tebak, apa mimpi orang di sebelahmu kedengaran? Tentu saja tidak, hehehe..

Oke, di sesi paling akhir ada penandatanganan buku-buku oleh Mbak Merry langsung. Bisa dilihat, wajah Mbak Merry nampak letih karena banyaknya yang minta tanda tangan (sayangnya gambaran tumpukan buku-buku tidak masuk dalam fotonya yang terdokumentasikan).

Oke, segitu aja ya… ^^

Jadi, apa mimpi sejuta dollarmu?

Merry Riana

Dibaca sebanyak: 15256 kali.

Kangarooguru: Happily Ever After in Down Under

Source Pict.: http://www.buddhazine.com

Tadi sore saya ke Gramedia, sambil nungguin teman-teman kompasianer Makassar untuk kopdar, saya baca-baca buku dulu. Baca, bukan beli. Hihihii.. 😀

Saya merasa tertarik ketika melihat sebuah buku berjudul Kangarooguru. Di sampulnya ada gambar kanguru, selain itu yang membuat saya agak sedikit tercengang yaitu saat melihat nama Ajahn Brahm di buku itu. Ajahn Brahm, penulis buku serial motivasi Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya ternyata juga menulis buku yang isinya model komik. Yup!… Kangarooguru ini buku dengan model komik. Isinya sangat menarik. Buku ini untuk orang dewasa, tapi menurut saya, buku ini juga sangat cocok untuk anak-anak seumuran SD sebab pesan yang disampaikan sederhana dan mudah dicerna.

Buku ini (atau komik ini?) menceritakan kisah fantasi (fabel) tentang kehidupan hewan-hewan di Down Under dilengkapi dengan informasi-informasi yang faktual tentang jenis-jenis spesies hewan yang disebutkan. Down under sendiri adalah sebutan untuk Benua Australia. Mengapa disebut down under? Sebab pada peta dunia, benua tersebut terletak di bagian paling bawah.

Seperti buku Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya, buku Kangarooguru ini juga menyampaikan pesan-pesan yang menenangkan hati. Pesan-pesan tentang kedamaian dan kebahagiaan.

Setelah menamatkan membaca buku itu selama 20 menit (parah!… baca tapi nggak beli!… wkwkwkwk), banyak hikmah yang saya dapatkan.

Ada dua pelajaran utama yang disampaikan dari buku tersebut, yaitu:

Baik? Buruk? Siapa yang tahu?

Sebuah keputusan yang kita ambil/lakukan di masa sekarang, belum dapat kita ketahui baik buruknya. Kita baru dapat mengetahui baik buruknya ketika kita telah melalui tindakan/keputusan tersebut.

Apapun yang kau lakukan, pintu hatiku akan selalu terbuka untukmu.

Menurut saya, pesan ini damai banget. Mengajarkan kita untuk selalu bisa memaafkan orang, situasi, ataupun kondisi yang mengganggu equilibrium hati dan pikiran kita. Kita bisa saja membenci seseorang atau sesuatu, namun bagaimanapun juga kita bisa memilih untuk tetap membuka hati ataukah menutup hati kita untuknya. Pesan ini dapat membuat kita cukup tercerahkan tentang bagaimana menyikapi orang-orang pahit di masa lalu, yang kadang-kadang masih saja kita membencinya.

Bagi saya, buku Kangarooguru ini adalah buku yang sangat menarik untuk dibaca semua kalangan, apapun agamanya. Sebab pesan-pesan yang disampaikan adalah pesan-pesan universal. Pesan-pesan yang disampaikan membuat pikiran kita jadi lebih terbuka dan teringat bahwa kebaikan adalah sesuatu yang membahagiakan.

Maka, apapun yang kau lakukan, pintu hatiku akan selalu terbuka untukmu. 🙂

Identitas buku

Judul: Kangarooguru: Happily Even After in Down Under

Penulis: Ajahn Brahm

Maret 2012.

Dibaca sebanyak: 11776 kali.