Monthly Archives: January 2014

Lima Alat Ukur Kemiskinan Ekonomi Masyarakat

Kemiskinan ekonomi dalam masyarakat / wilayah / negara, dapat diukur dengan alat ukur sebagai berikut:

1. Kurva Lorenz

2. Gini Ratio

3. Theil Index

4. L-index

5. Williamson Index

Point no.1-3 lebih banyak digunakan untuk mengukur ketimpangan pendapatan rumah tangga.

Point no.4-5 lebih populer digunakan dalam mengukur ketimpangan pendapatan regional.

 

 

Dibaca sebanyak: 34336 kali.

Keywords

  • alat ukur kemiskinan
  • alat yntuk mengukur tingjat kemiskinan

Kemiskinan dan Ketimpangan Pendapatan

Kemiskinan merupakan topik yang selalu menarik untuk diperbincangkan apalagi bagi para politikus yang suka “menjual” kemiskinan dimana-mana. Kemiskinan dalam bidang ekonomi, secara sederhana didefinisikan sebagai kondisi dimana seseorang tidak mampu memenuhi kebutuhan ekonominya secara layak.

Dalam kemiskinan itu sendiri ada yang dikenal sebagai kemiskinan menurut pola waktu. Apa sajakah itu?

1. Persistent Poverty (persistensi kemiskinan / kemiskinan yang persisten)

Yaitu kemiskinan yang telah kronis atau turun temurun. Pada umumnya terjadi di daerah yang kritis sumber daya alamnya atau daerah yang terisolasi.

2. Cyclical Poverty

Kemiskinan yang mengikuti pola siklus ekonomi secara keseluruhan.

3. Seasonal Poverty

Yaitu kemiskinan musiman, seperti yang sering dijumpai pada  kehidupan petani dan nelayan.

4. Accidental Poverty

Kemiskinan yang terjadi karena bencana alam atau dampak dari suatu kebijakan tertentu yang menyebabkan menurunnya tingkat kesejahteraan suatu masyarakat secara tiba-tiba.

Kemiskinan erat kaitannya dengan distribusi pendapatan yang tidak merata, atau sebut saja ketimpangan pendapatan. Ketimpangan pendapatan menyebabkan munculnya manifestasi ketidakpuasan rakyat yang menimbulkan konflik horizontal. Serta ketidakpuasan daerah yang memunculkan konflik vertikal.

Metode mengukur ketimpangan pendapatan rumah tangga harus memenuhi beberapa prasyarat bagi pengukuran ketimpangan kesejahteraan yang efektif, yaitu:

1. Independen terhadap rataan

2. Independen terhadap replikasi populasi

3. Memenuhi prinsip transfer Pigou Dalton

Dibaca sebanyak: 18981 kali.

Koperasi

Definisi Koperasi

Menurut UU No.25 Tahun 1992

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.

Tujuan Koperasi

Berdasarkan UU No.25 Tahun 1992, Bab III, tujuan koperasi adalah

Memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan pancasila dan UUD 1945.

Fungsi dan Peran Koperasi

Berdasarkan UU No.25 Tahun 1992, Bab III, Pasal IV:

  1. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
  2. Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
  3. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai sokogurunya.
  4. Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokras ekonomi.

Prinsip Koperasi

Berdasarkan UU No.25 Tahun 1992, Bab III, Pasal V:

  1. Keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka
  2. Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
  3. Pembagian sisa hasil usaha (SHU) dilakukan secara adil sebading dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota.
  4. Pemberian balas jasa yag terbatas terhadap modal
  5. Kemandirian.

Dalam pengembangannya, koperasi juga melaksanakan prinsip:

–          Pendidikan koperasi

–          Kerjasama antar koperasi

Source: catatan jaman kuliah

Dibaca sebanyak: 18968 kali.

Resep Butter Cream ala Chef Juna

bcream

Butter cream tentu nggak asing lagi bagi yang hobi makan cake, apalagi bagi yang sering di dapur untuk bikin cake, sudah sangat tahu tentang butter cream. Kali ini mau repost tentang resep butter cream ala Chef Juna. Tahu dong Chef Juna? Yang cakep itu loh.. hihihihi.. . Uuupzz. Yang jago masak itu loh.. Two thumbs up buat laki-laki yang jago masak, termasuk papaku. Hihihii. Oke, langsung aja ini dia resepnya Read more »

Dibaca sebanyak: 29060 kali.

Keywords

  • resep butter cream chef juna
  • cara membuat butter cream
  • Resep butter cream
  • resep buttercream
  • butter cream ala chef juna

Business Cycle

bussiness cycle

Menjaga stabilitas ekonomi makro merupakan tugas utama pemerintah di bidang ekonomi secara garis besar. Dalam melaksanakan tugasnya, pemerintah mengeluarkan sejumlah kebijakan-kebijakan terkait makroekonomi.

Kebijakan-kebijakan ekonomi makro diturunkan dari review kondisi indikator-indikator ekonomi makro itu sendiri. Beberapa indikator tersebut antara lain: pertumbuhan ekonomi (GDP growth), Read more »

Dibaca sebanyak: 2335 kali.

Keywords

  • contoh siklus bisnis
  • business cycle adalah
  • contoh kasus siklus bisnis
  • tahapan ciri siklus bisnis
  • business cycle perusahaan

Fertilitas dan Kebijakan Kependudukan

Di ekonomi kependudukan ada empat cakupan penting yakni kelahiran penduduk (natalitas), kematian penduduk (mortalitas), tingkat kesuburan penduduk (fertilitas) serta perpindahan penduduk (migrasi). Kali ini kita akan membahas mengenai fertilitas.

Fertilitas ini erat kaitannya dengan potensi SDM yang di dalamnya tercakup jumlah, struktur, dan pertumbuhan penduduk. Potensi SDM tersebut pada akhirnya mempengaruhi pembangunan ekonomi.

Dalam ekonomi SDM, anak merupakan potensi yang suatu saat dapat dimanfaatkan sebagai faktor produksi, pemikiran yang capital banget kan keliatannya. Hihihihi 😀 tapi kalian akan menemukan penjelasannya di bawah ini. Read more »

Dibaca sebanyak: 11466 kali.

Keywords

  • pertanyaan tentang fertilitas
  • pertanyaan fertilitas
  • Kebijakan Fertilitas
  • kebijakan fertilitas di indonesia
  • kebijakan tentang fertilitas