Bikin Donat Empuk Sederhana #2

donutJika di postingan sebelumnya saya berhasil membuat donat empuk tapi bentuknya benjol-benjol nggak rapi, kali ini saya membuat donat yang bentuknya lebih rapi karena pakai cetakan donat. Hihihii 😀 Pakai cetakan donat ukuran sedang, beli di Toko Vi&Vi yang ada di Jalan Pengayoman Makassar.

Di resep donat sederhana ini saya nggak menggunakan susu bubuk karena ketersediaan susu bubuk di rumah sedang kosong jadi saya menggantinya dengan susu kental manis. Resep lengkapnya sebagai berikut: Read more »

Dibaca sebanyak: 26202 kali.

Pengalaman Mengikuti Tes Rekrutmen Pegawai LPP TVRI

Capture

TVRI. Siapa yang nggak kenal TVRI? Stasiun televisi pertama di Indonesia yang saat ini berstatus sebagai Lembaga Penyiaran Publik ini, masih terus berusaha bertahan di tengah banyaknya stasiun-stasiun tv komersil. Jika ada yang bertanya, ngapain si TVRI masih ada? Kudunya TVRI itu dihapus aja, wong udah nggak laku gitu.

No, no, no. Selama kamu masih tinggal di Indonesia, TVRI akan terus ada (setidaknya sampai hari ini kan?). Kenapa? TVRI itu diibaratkan TV-nya pemerintah. Jadi TVRI itu berfungsi mengimbangi pemberitaan-pemberitaan yang ada. Jika stasiun-stasiun TV lain, begitu banyak membuka borok-borok pemerintah tanpa sedikitpun melihat sisi baik /  hal-hal yang telah dilakukan pemerintah, maka TVRI tidak demikian. TVRI yang saat ini berstatus sebagai Lembaga Penyiaran Publik, sedang terus menerus membenahi diri. Hal tersebut dapat terlihat dari tayangan-tayangan TVRI yang makin ‘nyaman’ secara visual. Berbeda dengan TVRI di jaman-jaman dulu yang nampak membosankan untuk ditonton. Hehe.

Btw nih soal TVRI, beberapa waktu lalu, tepatnya bulan Juni 2013. Saat itu, semua pelamar yang lolos seleksi berkas, diumumkan via web. Diminta untuk datang test pada hari yang ditentukan.

Di hari pertama, sebelum mengerjakan test, seperti alur-alur di perusahaan ataupun lembaga-lembaga pada umumnya, yaitu mengisi form biodata. Pertanyaannya lumayan banyak dan detil. Ada juga pertanyaan-pertanyaan mengenai kepribadian. Oh ya sebelum mengisi form biodata semua peserta diminta mengeluarkan KTP aslinya untuk di cek apakah benar yang ikut test adalah peserta yang diundang. Mungkin pula untuk menghindari jangan sampai ada yang pakai joki (wah jadi inget ada kasus rekrutment di sebuah bank, salah 1 pesertanya pakai joki :p). Hehehe

Setelah mengumpulkan form itu dimulailah test yang dihandel langsung oleh tim psikologi UI. Seperti psikotes-psikotes umumnya, yaitu test kemampuan umum yang terdiri dari 5-6 bagian test (ada hitung-hitungan, soal bahasa, logika ruang, etc).

Setelah test kemampuan umum, test berikutnya yaitu test kreplin. Masih pada inget kan test kreplin? Itu loh.. test yang berbentuk koran, isinya angka-angka bejibun.  Usai test kreplin, jam istirahat sambil nunggu hasil pengumumannya hari itu juga.

Seusai istirahat, pengumumannya ada. Dari ratusan peserta, yang tersisa tinggal 97 peserta. Peserta pun dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama wawancara dan FGD, sedangkan kelompok kedua lanjut psikotest berikutnya. Dibagi jadi 2 kelompok sepertinya ketika itu untuk menghemat waktu.

Psikotest tahapan kedua yaitu psikotest gambar, kayak biasa.. disuruh gambar pohon dan gambar orang. Selain psikotest gambar, juga ada psikotest kepribadian (lupa namanya), yang jelas memilih satu dari 2 pernyataan yang kira-kira paling sesuai dengan diri sendiri, nantinya kan keliatan pola konsistensinya (sering nemu psikotest yang ini di beberapa kali rekrutmen beberapa perusahaan -_-).

Keesokan harinya, test lanjutannya yaitu wawancara psikolog dan FGD. Karena teman-teman anggota FGDku keliatan masih muda-muda banget, kesempatan besar langsung ambil posisi jadi moderator. Wkwkwkwkwk… Hmm..tapi memang itu loh kuncinya. Di FGD, jadilah moderator, atau jadilah seseorang yang sesekali berbicara namun jelas tujuannya, bukan cuma diam.

Setelah test di hari kedua, katanya nanti dikabarin via sms kalau memang lulus psikotest tahap 2 beserta wawancara psikolog dan FGD itu. Alhamdulillah lulus.

Tahapan berikutnya yaitu user interview. User interview selalu bikin deg-degan, karena jadi penentu akhir apakah kita akan keterima untuk posisi itu ataukah belum rejeki kita disitu.

Alhamdulillah dapet giliran nomor urut 2 untuk interview user, jadi nggak ngantri lama, hehe. Sempet ditanya-tanya “kamu siap ke sulbar? Sulbar itu pelosok loh”, dan beberapa pertanyaan-pertanyaan lain yang sebenernya lebih ke arah untuk menguji niat dan kesungguhan. Hehehehe..

Setelah user interview, rasanya lega tapi gimana gitu ya rasanya. Hehehe..susah dijelasin. Soalnya kata bapak yang interview (saat itu yang interview seharusnya kepala TVRI sulbar langsung, tapi kareana beliau berhalangan, jadi yang interview adalah kepala personalianya), bahwa berkas semua peserta yang sudah sampai di tahap user interview, dikirim ke jakarta. Kata beliau, pihak SDM di TVRI jakarta yang nantinya menentukan hasil akhirnya tentang siapa-siapa yang lulus (dengan meninjau hasil test keseluruhan dan hasil user interview).

Sekitar 1-2 minggu kemudian pengumumannya pun ada di web TVRI. Alhamdulillah… 🙂 posisi yang kulamar lebih dibutuhkan untuk kawan yang lain, jadi ya belum rejeki di TVRI untuk saat itu. Hehee. 🙂 Tapi setelah dipikir-pikir ada baiknya juga, karena wilayah mamuju (tempatku akan ditempatkan jikalau aku yang lulus) itu terpencil (kalo dibandingkan Makassar, jaauuuhhh bedanya). Mungkin Tuhan tahu kalau aku belum siap tinggal di tempat yang jalannya masih sepi, angkot pun belum ada, kalau jam 8 malam, sepinya super kayak kuburan. Hihihiii..

Oke, demikian pengalaman pribadi saya sewaktu mengikuti tahapan rekrutment LPP TVRI untuk penempatan sulbar di bulan Juni 2013 lalu. Semoga bermanfaat!… ^_^

Dibaca sebanyak: 16807 kali.

3 Kebiasaan Sehat yang Tidak Boleh Dilakukan Berlebihan

imageSehat adalah idaman setiap orang. Tidak ada orang yang ingin menjadi sakit dengan sengaja. Semua manusia normal tentu selalu menginginkan kondisi tubuh yang sehat. Untuk itu, sebagian orang berupaya untuk terus menjaga vitalitas tubuh dengan rutin berolahraga agar tetap sehat dan bugar. Beberapa yang lain, benar-benar menjaga pola makannya dan mengatur apa yang akan ia makan (bahkan ada yang sampai tiap harinya menimbang tiap jenis makanan yang akan dimakannya agar terkontrol jumlah gizi yang masuk). Beberapa yang lain pula mewujudkan sehat dengan melakukan kombinasi keduanya.

Kebanyakan orang memiliki caranya tersendiri untuk mewujudkan dan atau tetap mempertahankan kondisi kesehatan yang prima. Namun tahukah anda?

Ternyata ada 3 kebiasaan sehat yang tidak boleh dilakukan berlebihan, sebab justru akan membahayakan kesehatan diri sendiri. Apakah itu? Simak berikut:

1. Minum vitamin berlebihan

Seseorang yang mengonsumsi vitamin instant secara berlebihan dapat mengalami keracunan dan membahayakan tubuhnya sendiri. Mengapa demikian? Tubuh kita hanya memerlukan sedikit saja vitamin, karena memang vitamin salah satu fungsinya adalah sebagai katalisator, yakni mempercepat proses pengubahan suatu zat menjadi zat lainnya agar dapat digunakan oleh tubuh. Orang yang minum vitamin (atau bahkan multivitamin) instant secara rutin setiap pagi tanpa mengimbangi tubuhnya dengan asupan makanan-makanan yang bergizi, itu  lah yang dinamakan dengan mengonsumsi vitamin secara berlebihan.

2. Melakukan exfoliating berlebihan

Salah satu upaya yang dilakukan para perempuan dalam menjaga kecantikan, kesegaran, dan kesehatan wajahnya yaitu dengan rutin membersihkan wajah. Salah satunya dengan melakukan exfoliating. Exfoliating atau pengelupasan sel-sel kulit mati yang biasanya dilakukan dengan scrub ataupun exfoliate cream sebaiknya tidak dilakukan berlebihan. Memang wajah jadi terlihat selalu kinclong dan mulus. Namun hal tersebut lama kelamaan akan menyebabkan dampak yang tidak baik bagi wajah. Exfoliating sebaiknya dilakukan cukup 1x seminggu saja, sebab kulit manusia selalu mengalami proses pengelupasan alami secara periodik.

3. Latihan kegel berlebihan

Orang yang terobsesi untuk memenuhi kepuasan intim terhadap pasangannya terkadang ada yang sampai melakukan latihan kegel secara berlebihan. Latihan kegel sebenarnya bertujuan agar orang-orang mampu belajar mengendalikan otot-otot yang ada di tubuhnya, terkhusus otot di bagian intim. Persoalan mampu memberi “rasa intim yang berbeda” itu adalah bonus. Untuk itu latihan kegel tidak perlu dilakukan secara berlebihan (misal yang berlebihan: latihan kegel sambil menyetir). Hal yang perlu diketahui, latihan kegel berlebihan dapat menyebabkan tubuh mengalami kejang yang sulit dikontrol dan jika hal itu terjadi tentu akan membahayakan diri yang melakukannya.

Demikian tiga kebiasaan sehat yang tidak boleh dilakukan berlebihan.

Segala sesuatu ada porsinya, ada kadarnya, dan ada tempatnya masing-masing. Tuhan telah menciptakan manusia sedemikian rupa dengan sistem alamiah tubuhnya masing-masing. Untuk itu dalam menjaga kesehatan dalam upaya mensyukuri nikmatNya, manusia hanya perlu melakukan tindakan-tindakan dalam kadar yang secukupnya. Segala hal yang berlebihan adalah tidak baik dan justru berpotensi merugikan diri sendiri.

Semoga bermanfaat.

Disarikan dari acara TV Show “The Doctors”.

Dibaca sebanyak: 67412 kali.

Beli Pulsa Via Online

Pulsa sekarang sudah menjadi kebutuhan yang penting, bahkan bagi sebagian orang, pulsa merupakan kebutuhan dasar seperti makanan. Sekarang, komunikasi tidak lagi sebatas telepon dan mengirimkan pesan singkat semata. Komunikasi dijalin lebih dari itu, apalagi disupport utama oleh ketersediaan internet. Nggak pakai pulsa dalam sehari menjadi hal yang nyaris mustahil jika gadget ada di genggaman (tentu beda ceritanya untuk orang yang nggak pakai hp).

Ketika Kehabisan Pulsa

Pernah mengalami galau ataupun panik dan bingung karena kehabisan pulsa?

“Duh, pulsa habis, mo nelpon nggak bisa, mana dah nggak ada penjual pulsa yang buka. Gimana nih?”

Pernah ngalamin kejadian kayak gitu? Tentu pernah kan?

Atau lagi asik-asik internetan, muncul sms dari provider yang ngabarin kalau masa aktif internet akan habis, atau kuota internet harus diisi ulang.

Kadang-kadang kita ngalamin kondisi kehabisan pulsa reguler, atau dapat peringatan kalau kuota internet akan segera habis. Jika itu terjadi saat tengah malam dan si pemegang hp adalah chatter tulen (baca: hobi banget chatting) pasti galau deh. Hihihihii.. Termasuk saya pernah ngalamin.

Lalu gimana dong? Kalau yang punya langganan temen penjual pulsa si enak kali ya, tinggal sms aja untuk pesen pulsa lalu bayar besok pagi (tapi kalau penjual pulsanya dah tidur saat di sms gimana? Ya alhasil nggak bisa pesen pulsa malam itu juga). Atau kalau emang kebutuhan mendesak banget dan butuh dalam jumlah banyak (minimal 50ribu), bisa beli pulsa via ATM (iya kalau ATMnya deket, kalau jauh?).

Tapi gimana dong kalau misal cuma butuh pulsa 5 ribu doank? Terus nggak ada temen yang jualan pulsa? Solusinya mudah. Beli pulsa via online!

Mendadak butuh pulsa? Beli Pulsa Via Online aja!..

Saya dah buktikan loh. Kamu bisa beli disini. Beli pulsa via online di opulsa caranya sangat mudah, praktis, dan cepat.

Di Opulsa, selain dapat beli pulsa via online, kamu juga bisa membeli voucher game, token listrik, dan voucher tv. Semuanya secara online dengan menggunakan: Bank BCA, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI. Semua transaksi dilakukan secara OTOMATIS (tidak perlu konfirmasi setelah transfer), karena sistem OPulsa telah link dengan Ibanking dan link-link terkait lainnya. Jadi, beli pulsa online di opulsa mudah banget kan.. 😉

Contohnya cara beli pulsa online kayak gini:

Klik link ini Opulsa maka akan muncul lamannya,

1

Pilih “BELI/ORDER” maka akan muncul ‘Form Order”

2

Isi sesuai kebutuhan. Misalnya akan beli pulsa IM3 senilai 12ribu rupiah. Isi nomor hp yang akan diisikan pulsa, lalu tujuan pembayaran yang dikehendaki (misal ke Bank Mandiri). Kemudian klik tombol “BELI”, maka akan muncul informasi pembelian produk seperti ini

3

Jika informasi pembelian produk sudah muncul, kamu akan tahu berapa harga pulsa yang akan kamu beli dan kemana kamu harus membayar. Segeralah transfer sesuai jumlah ke nomor rekening atas nama pemilik yang tertera di informasi pembelian produk tersebut.

Jika sudah, klik “KONFIRM TRANSFER”, dan tunggu pulsanya akan masuk dengan segera (biasanya 1-5 menit kemudian).

Opulsa ini insya Allah terpercaya, karena saya dan partner sudah beberapa kali beli pulsa via online menggunakan jasa opulsa.

Mendadak butuh pulsa? Beli pulsa via online aja!.. 😉

Oh ya, biar mudah, di bookmark aja ini link di bawah ini

Beli Pulsa Via Online

Cara bookmarknya yaitu drag aja tulisan “Beli Pulsa Via Online” ke browsermu, jadi muncul kyk gini tampilan di browsermu (lihat yang di lingkarin warna merah).

4

Untuk kamu yang hobi banget BBMan, chatting, dan eksis banget di segala macam social media (FB, twitter, google+, linkedin, YM, we chat, whatsapp, line, kakaotalk, etc) dan hari gini masih galau kalau mendadak kehabisan pulsa? Stop galaumu dengan beli pulsa via online!.. Jangan ngaku socmed mania kalau belum tau bahwa beli pulsa sekarang sudah tersedia banyak di via online :p

Oke, semoga bermanfaat ya!… 😉

Selamat menikmati hari dan jangan panik lagi saat butuh pulsa mendesak!…

Try it! ^_^

Dibaca sebanyak: 43413 kali.

Catatan Kecil untuk Film Temani Aku Bunda

Photo1737 - C

“Kalau kita mau generasi muda kita baik, Indonesia baik, maka stop kecurangan.”

Abu Juniarenta (Produser Film Dokumenter Temani Aku Bunda).

Beberapa waktu  lalu, tepatnya Sabtu 8 Juni 2013, di XXI Mall Panakkukang Makassar diadakan nonton bareng dan diskusi film dokumenter Temani Aku Bunda. Acara nonton bareng di Makassar tersebut terselenggara atas kerjasama Rumah Ide Makassar dan Yayasan Kampung Halaman. Acara tersebut sekaligus merupakan roadshow terakhir dari keseluruhan roadshow film Temani Aku Bunda setelah 3 kota besar lainnya –Jakarta, Surabaya, dan Medan-.

“Diantara 4 kota tempat kami mengadakan roadshow, yang paling ramai adalah Medan. Sampai 2 studio dibuka untuk pemutaran film ini. Jumlah penontonnya kisaran 400 orang”, demikian kata Abu Juniarenta ketika ditanya mengenai roadshow film Temani Aku Bunda ini.

Film dokumenter ini bercerita tentang seorang anak bernama Muhammad Abrary Pulungan (disapa Abrar) yang merasa gelisah karena disuruh nyontek massal oleh gurunya saat menjelang UN. Dan Ibunda Abrar (Irma Winda Lubis) adalah orang yang cukup getol dan terus bersemangat membawa kasus tersebut kemana-mana untuk mencari penyelesaian.

Photo1735 - CUnik dan salut untuk Ibunda Abrar –seorang perempuan Batak- yang sampai hari ini terus bersemangat. Yang menjadi titik poin di film itu adalah tentang bagaimana perjalanan, bagaimana upaya-upaya yang ditempuh oleh Ibu Irma Winda Lubis. Ibunda Abrar sampai meminta bantuan tim investigasi tapi nihil. Tim investigasi menyatakan semua itu sia-sia. Bahkan kata salah seorang sepuh yang juga menjadi pengamat pendidikan, mengatakan pada Ibu Winda “Anda ibarat sedang berhadapan dengan tembok”. Ya wajar seorang sepuh itu mengatakan demikian, soalnya Ibunda Abrar memang berhadapan dengan sistem dan mengatakan di film itu bahwa ia ingin ada perubahan dalam sistem pendidikan Indonesia.

Nggak salah sebenernya. Mereka –orang-orang yang senantiasa berada di jalan yang lurus- terkadang dianggap manusia aneh. Orang lain kadang kala terlalu cepat menilai sebelum tahu/ berusaha memahami bagaimana seseorang yang dinilainya itu dan apa latar belakang yang membuatnya demikian? Hal-hal semacam itu seringkali hanya menjadi teori di buku-buku teks.

Ada beberapa hal yang dapat diambil pelajaran sekaligus menjadi catatan mengenai film dokumenter yang diproduksi oleh Yayasan Kampung Halaman dengan support Ford Foundation ini:

1. Gigihlah berjuang untuk setiap nilai yang kau yakini itu baik

Jika sikap Ibu Winda tidak segetol itu, tidak segigih itu, tentu tidak akan ada roadshow film Temani Aku Bunda ini. Sebagai catatan: Ibu Winda dan Abrar sudah ibarat artis, mereka menjadi tenar dan banyak orang berebutan foto saat film usai diputar. Bagaimanapun juga itu semua hanya efek saja. Hal utama yang membuat mengapa film tersebut tenar yaitu masih banyaknya orang yang berpandangan sama seperti apa yang dikatakan Ibu Winda saat ditanya “Kenapa film tersebut gencar dipromosikan?”, Jawabnya “Agar orang-orang tahu, agar orang-orang sama-sama mengingat bahwa kejujuran itu penting, dan masa depan anak-anak Indonesia adalah hal yang perlu mendapatkan perhatian lebih”.

2. Butuh penyulut yang lebih besar untuk mewujudkan niat baik.

Roadshow film ini seperti hendak mengumpulkan massa. Jadi ingat koin prita, bagaimana orang-orang bergerak karena peduli pada Prita yang ketika itu tersangkut kasus dengan RS Omni Jakarta. Dan kalaupun benar bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam film Temani Aku Bunda ini ingin membangun gerakan, apakah itu salah? Apakah itu tidak diperbolehkan? Tentu saja jawabnya boleh dan tidak ada yang salah. Lalu pointnya apa? Menurut saya, apa yang terjadi pada Abrar (dan juga Alif) –meskipun diliput media- belumlah bisa menjadi penyulut agar orang-orang bergerak mendobrak kementrian pendidikan. Karena Abrar hanya 1 orang (Alif juga hanya 1 orang). Apa yang dilakukan pihak Kampung Halaman dan Bu Winda adalah upaya sedang menyalakan penyulut. Tapi itu ibarat menyalakan penyulut pada daun-daun basah seusai hujan. Tentu butuh usaha ekstra daripada menyalakan api pada daun-daun kering.

Daun-daun kering itu sifatnya lebih mudah terbawa angin daripada daun basah. Lebih mudah terbakar daripada daun basah. Lebih ringan daripada daun basah. Tingkat kelembamanannya pun lebih kecil daripada daun basah.

Kalau di demonstrasi-demonstrasi, orang-orang/massa demo itu ibarat daun-daun kering, mereka ngikut, mereka terbakar, dan mereka lebih cepat bergerak. Kenapa mereka ngikut/  mememutuskan mengikuti demo itu? Karena mereka free, dalam kondisi bebas (kering). Ketika ada yang menyulutnya, mereka jadi lebih mudah terbakar karena ‘bebasnya’ itu tadi. Berbeda dengan daun-daun basah yang memiliki ‘beban air’. Di kehidupan nyata kan seperti itu… Orang-orang yang ‘terikat’/’terdesak’ oleh sesuatu, bukanlah orang-orang yang mudah bergerak.

Wah dapat 1 pelajaran hidup lagi nih. Orang-orang yang susah move on, orang-orang yang belum berani melawan apa yang seharusnya mereka lawan, orang-orang yang ‘terikat’, itu semua ibarat daun-daun yang habis kena air hujan. Mereka harus ‘mengeringkan’ diri dulu untuk lebih mudah bergerak.

Namun ada 1 hal yang membedakan manusia dengan daun-daun. Ya tentu saja –bagaimanapun juga- membuat sebuah analogi tidaklah pernah serupa/ sama persis dengan realitas yang ada. Daun-daun tidak memiliki pilihan. Mereka hanya bergerak searah dengan arah tiupan angin. Berbeda dengan manusia yang bisa memilih kemana, kapan, dan seberapa cepat mereka memulai langkah, berlari, memelankan langkah, hingga istirahat sejenak. Manusia bisa mengatur kecepatan dirinya sendiri. Tergantung dia hendak menjadi apa atau hendak bagaimana. Persoalan hasil akhir, itu urusan Tuhan. Manusia hanya bisa bergerak, bergerak, bergerak,dan berdo’a. Seperti yang dilakukan oleh Yayasan Kampung Halaman dan Keluarga Muh Abrary Pulungan. Mereka bergerak karena kegelisahan, mereka bergerak karena kekhawatiran. Mereka bergerak karena peduli pada nasib anak-anak Indonesia di masa depan.

Di suatu kehidupan, memang ada orang-orang seperti mereka –yang dengan sengaja ditentukan oleh Tuhan- sebagai penyeimbang. Bila tak ada lagi, maka tak ada lagi orang-orang yang mengingatkan manusia lain tentang nilai-nilai kebenaran, tak ada lagi kedamaian, tak ada lagi keharmonisan, hanya ada kebusukan-kebusukan yang terbungkus kemasan-kemasan palsu, dan dunia tinggal menghitung waktu untuk mengakhiri kehidupannya. Wallahu’alam bishawab.

Dibaca sebanyak: 49946 kali.

Memuji Anak-Anak

Salah satu kebiasaan orang tua yang menyebabkan perilaku buruk pada anak, menurut Ayah Edy adalah Menekankan pada hal-hal yang keliru.

Bagaimana itu? Menekankan pada hal-hal yang keliru yaitu ketika dua orang anak bertengkar, orang tua kerap kali memarahi keduanya. Itu adalah menekankan pada hal-hal yang keliru.

Lalu? Bagaimana seharusnya? Yaitu tekankan pada hal-hal yang positif.

Menekankan pada hal-hal yang positif itu mudah secara teori, namun perlu konsistensi yang kuat untuk praktiknya.

Menekankan pada hal-hal yang positif misalnya: saat anak-anak bertengkar, lerai dan puji saat mereka akur kembali. Pujian orang tua terhadap ke-akur-an kedua anaknya merupakan upaya menekankan pada hal-hal yang positif.

Kita sebagai orang tua kadang-kadang lupa bahwa sebenarnya anak-anak belajar langsung dan belajar banyak dari orang-orang dewasa di sekitarnya. Kita pun kadang-kadang lupa, bahwa sebenarnya kita juga sedang belajar memperbaiki diri kita sendiri ketika menghadapi anak-anak.

Keluarga dan Ajaran Islam

Maka benarlah bahwa sebaik-baik manusia adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya. Mengapa? Karena orang yang paling baik terhadap keluarganya, terutama kepada anak-anaknya, adalah orang yang mau untuk belajar memperbaiki dirinya secara konsisten.

Dan tentu saja, hal ini juga menjadi alasan logis mengapa menikah adalah menyempurnakan setengah agama. Sebab ketika seseorang telah menikah, maka ia belajar banyak hal yang jika semua hal itu dilandasi dengan keimanan, sempurnalah setengah agamanya.

Sungguh.. Islam benar-benar agama yang lengkap.

Dibaca sebanyak: 525 kali.

Belajar Bikin Donat Empuk Sederhana

donut benjol

Donat empuk siapa sih yang tidak suka? Cemilan yang biasa menemani teh, kopi, ataupun coklat hangat ini cocok dimakan kapan saja dan disukai oleh semua kalangan usia. Anak-anak umur 1,5 tahun sampai nenek-nenek pun suka makan donat, apalagi jika donatnya berhias topping favorit, makin suka deh makannya, hehehe.

Weekend pekan lalu saya pengen banget bikin donat, kangen makan donat, jadinya bikin. Oh ya, karena saya pernah bikin donat gagal alias donatnya agak keras, jadinya sebelum bikin, sempetin browsing-browsing dulu nyari resep. Nyoba nyari resep donat empuk ala ncc. NCC itu loh.. Natural Cooking Club, resep-resepnya jitu-jitu.

Nah, saya nemu nih resep menarik disini. Lalu saya modifikasi sedikit berdasarkan ketersediaan bahan di rumah. Hehehhehe..

Ini dia resep donat empuk sederhana ala dapur restyani.. Sudah diuji coba loh.. Walopun ada kesalahannya dikit, tahukah apa? Yup!.. Donatnya keliatan benjol-benjol karena harusnya dah saya bentuk bulat-bulat berbolong lalu didiamkan, tapi saya malah cuman bentuk bulat-bulat belum dibolongin, jadinya bentuknya agak tidak menarik hati. Haahhaha.. 😀 😀 😀 Keliatan banget ya kalau memang bukan ahli donat. Hihihiii.. Nggak apa, buat saya setiap hal adalah pelajaran saat kita tahu letak salahnya dimana. *apologidotcom. 😀

Bailah, ini dia resep donatnya. Hasilnya empuk loh.. selamat mencoba yaa..

Bahan:

500 gram tepung terigu (saya pakai terigu kompas aja karena adanya itu di rumah :D)

100 gram margarin

2 sdm gula pasir

11 gram ragi instant (saya pakai 1 bungkus fermipan yang 11 gram)

1/2 sdt baking powder

1/2 sdt vanili bubuk

2 sdm susu bubuk (saya pakai 1 sachet kecil susu dancow bubuk)

2 kuning telur + 1 putih telur

200 ml air es

Boleh tambahkan garam halus sejumput jika mau (saya nggak pakai)

 

Cara Membuat:

1. Ayak campuran terigu, susu bubuk, baking powder, dan vanili bubuk. Lalu tambahkan ragi dan gula, aduk rata.

2. Masukkan telur di tengah-tengah adonan kering, campur dan uleni sambil sedikit-sedikit masukkan air.

3. Tambahkan margarin sedikit-sedikit dan uleni sampai kalis.

4. Diamkan 30 menit di dalam wadah yang ditutupi serbet kering.

5. Kempeskan adonan yang sudah didiamkan 30 menit, lalu bentuk-bentuk sesuai yang diinginkan, diamkan lagi 10 menit dalam keadaan ditutup serbet.

6. Goreng dan sajikan sesuai selera.

Jadinya 25 buah donat ukuran sedang.

Kali lain pengen nyoba belajar bikin yang resepnya teh ricke, yang empuk donatnya kebangetan empuknya, kalau sempetin ke toko bahan kue beli tepung komachi.. 😀

Selamat mencoba!.. ^_^

Tulisan lainnya tentang belajarku utak atik bahan di dapur:

1. Little Tips for Sponge Cake

2. Cookies Coklat ala Dyah

3. Beljar Bikin Negro Cake

 

 

Dibaca sebanyak: 16139 kali.

Migrasi di Teori Ekonomi SDM

ID027993Migrasi merupakan salah satu pembahasan penting di ekonomi sumber daya manusia ataupun persoalan demografi/kependudukan. Definisi dari migrasi (mengutip dari web datastatistik-indonesia) adalah perpindahan penduduk dengan tujuan untuk menetap dari suatu tempat ke tempat lain melewati batas administratif (migrasi internal) atau batas politik/negara (migrasi internasional). Dengan kata lain, migrasi diartikan sebagai perpindahan yang relatif permanen dari suatu daerah (negara) ke daerah (negara) lain. Atau secara sederhana, migrasi merupakan perpindahan penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lain pada suatu periode tertentu. Intinya: move on. 😀

Menurut letak wilayah tujuannya, migrasi terbagi menjadi 3, yakni:

1. Migrasi lokal

Migrasi lokal yaitu migrasi yang dilakukan dalam satu propinsi saja. Migrasi ini biasanya terjadi antar kota dalam satu propinsi. Misalnya bermigrasi dari Bogor ke Bandung, atau dari Makassar ke Tana Toraja.

2. Migrasi regional

Migrasi regional adalah perpindahan penduduk dari suatu propinsi ke propinsi lainnya. Misalnya dari Makassar (Sulawesi Selatan) ke Manado (Sulawesi Utara).

3. Migrasi internasional

Migrasi regional merupakan perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lainnya. Ada yang disebut imigrasi, ada juga yang disebut emigrasi. Imigrasi yaitu ketika seseorang memasuki suatu negara lain yang hendak didiaminya, sedangkan emigrasi yaitu ketika seseorang meninggalkan sebuah negara tempat ia pernah tinggal.

Masih terkait persoalan migrasi, migrasi juga terbagi-bagi menurut waktu lamanya migrasi itu dilakukan.

  1. Migrasi seumur hidup (live time migration) yaitu migrasi yang dilakukan selama lebih dari 5 tahun terakhir / meninggalkan tempat kelahiran lebih dari 5 tahun terakhir.
  2. Migrasi risen (recent migration) yaitu migrasi yang dilakukan selama kurang dari 5 tahun terakhir. Contohnya: orang-orang yang sedang kuliah di kota lain, biasanya tinggal di kota tempatnya kuliah selama 4-5 tahun, terkecuali untuk MaPaLa (Mahasiswa Paling Lama) yang bisa sampai 7-10 tahun.
  3. Migrasi temporer yakni migrasi yang kurang dari 24 jam. Para migran untuk kategori ini disebut juga komuter. Contohnya: orang-orang yang bekerja di ibukota namun tinggal di Depok, Tangerang, maupun kota-kota lain di sekitaran Jakarta.
  4. Migrasi musiman yakni migrasi yang dilakukan karena pengaruh musim. Hal ini terjadi bilamana di wilayah asal sedang musim paceklik, penduduk bermigrasi ke wilayah lain untuk bekerja di sektor jasa untuk sementara waktu.

Semoga bermanfaat readers!.. 🙂

*Sumber: catatan pribadi penulis, jaman masa kuliah, ditambah sedikit informasi dari web datastatistik Indonesia.

**source pict here.

Tulisan lainnya bertema ekonomi:

1. Sistem Pembayaran Tunai Bank Indonesia

2. Pendugaan Parameter dan Teori Konspirasi

3. Credit Rating

4. Roda Bob Sadino

Dibaca sebanyak: 18815 kali.

« Older Entries Recent Entries »